Reward Rp500 Juta Disiapkan, DPRD Bontang Usul Kelurahan Gagal Tekan Stunting Diberi Sanksi

15 hours ago 9

BONTANGPOST.ID, Bontang – Program hadiah Rp500 juta bagi kelurahan terbaik dalam penanganan stunting mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada pemberian penghargaan, tetapi juga menyiapkan sanksi bagi kelurahan yang gagal menurunkan angka stunting.

“Kalau ada reward kepada yang berhasil, harus ada juga punishment bagi yang tidak mampu menunjukkan penurunan,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Menurut Ubayya, penanganan stunting membutuhkan keseriusan seluruh aparatur hingga tingkat kelurahan. Karena itu, sistem penghargaan dan sanksi dinilai penting agar target penurunan stunting dapat tercapai lebih maksimal.

Politikus Golkar tersebut menilai hadiah Rp500 juta dapat memacu kelurahan lebih aktif berkoordinasi dengan kader Posyandu dan masyarakat dalam menjalankan program kesehatan.

“Memang harus ada penghargaan dan hukuman dalam mengejar target penurunan stunting,” katanya.

Ia menjelaskan penggunaan anggaran reward nantinya harus dibahas melalui musyawarah kelurahan dan diprioritaskan untuk program yang berkaitan langsung dengan penanganan stunting.

Mulai dari pemberian makanan tambahan untuk balita, perbaikan sanitasi lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur pendukung kesehatan masyarakat.

“Harus diprioritaskan yang berkaitan langsung dengan penanganan stunting. Bisa makanan tambahan, sanitasi, atau program kesehatan lainnya,” tuturnya.

Selain itu, Ubayya juga mengusulkan adanya sanksi sosial bagi kelurahan dengan capaian penurunan stunting terendah. Salah satunya melalui pengumuman hasil evaluasi kepada publik.

“Misalnya diumumkan kelurahan yang paling rendah capaiannya. Itu juga bentuk sanksi sosial,” terangnya.

Bahkan, menurutnya, jika setelah evaluasi tidak ada perubahan signifikan, mutasi pejabat kelurahan dapat menjadi opsi.

“Artinya memang tidak cakap memimpin wilayah itu,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |