Neni Moerniaeni Minta ASN Bontang Tak Manja Meski Konsumsi Rapat Dipangkas

16 hours ago 11

BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang tidak manja menyikapi kebijakan efisiensi anggaran, termasuk pengurangan konsumsi dalam kegiatan rapat.

Menurutnya, pemangkasan sejumlah fasilitas kegiatan dilakukan agar kesejahteraan pegawai tetap terjaga, khususnya terkait tunjangan ASN.

“Saya ingin kesejahteraan pegawai tetap dipertahankan. Jadi kegiatan-kegiatan yang tadinya ada konsumsi, tidak perlu lagi berlebihan. Bawalah bekal dari rumah,” ujarnya.

Neni menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja aparatur pemerintah. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap menjalankan program dan pelayanan secara maksimal.

“Jangan sampai kegiatan tidak jalan hanya karena tidak ada konsumsi. Tetap harus berjalan,” katanya.

Selain efisiensi, Pemkot Bontang juga terus mendorong gerakan hidup sederhana dan ramah lingkungan di lingkungan pemerintahan.

Salah satunya melalui imbauan puasa Senin dan Kamis yang telah dituangkan dalam surat edaran pemerintah daerah.

Menurut Neni, gerakan tersebut bukan hanya bertujuan memperkuat nilai spiritual, tetapi juga mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca dan sampah plastik.

“Minimal kita ikut menurunkan emisi gas rumah kaca dan pemanasan global. Dari penghematan botol air mineral, pengurangan sampah plastik, sampai pengurangan penggunaan kertas,” tuturnya.

Ia menjelaskan pengurangan penggunaan kertas juga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan karena berkaitan dengan penebangan pohon.

“Kertas dibuat dari pohon yang ditebang. Jadi pengurangan penggunaan kertas juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” terangnya.

Neni mengaku telah meminta Dinas Lingkungan Hidup menghitung dampak pengurangan sampah dan emisi dari gerakan tersebut.

Ia berharap perubahan pola hidup sederhana dan ramah lingkungan dapat dimulai dari lingkungan pemerintah sebelum diterapkan lebih luas di masyarakat.

“Kalau pemerintah bisa memberi contoh, masyarakat tentu akan lebih mudah mengikuti,” pungkasnya. (*)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |