FILM Bidadari Surga produksi Max Pictures akan tayang di bioskop mulai Kamis, 15 Januari 2026 setelah lima tahun tertunda. Mengusung genre komedi religi, film ini disutradarai oleh Indra Gunawan dengan Agung Haryanto duduk sebagai produser. Film tersebut turut dibintangi oleh Rey Mbayang, Dinda Hauw, Indro Warkop, Ibnu Wardani, dan Tomy Babap.
Agung menjelaskan alasan perilisan film Bidadari Surga tertunda setengah dekade lamanya karena terhalang pandemi Covid-19. Selain itu, ia juga menyebut terdapat berbagai tahap penyuntingan berulang yang harus dilalui untuk mendapatkan rasa dari film tersebut. “Jadi sempat diedit ulang, terus baru dapat tanggal tayangnya di bulan ini,” tutur Agung dalam konferensi pers pada Jumat, 9 Januari 2026.
Bahkan, menurut pengakuan Indra, fail dari film garapannya tersebut sempat hilang entah ke mana. “Jadi perjalanannya sangat dramatis banget film ini,” imbuhnya.
Indro Warkop pun menuturkan bahwa dirinya sempat lupa dengan karakter yang ia perankan karena proses syuting telah usai sejak lama. “Saking lamanya sudah lupa tapi begitu melihat, hehehe bisa juga gua main,” ujar Indro.
Duet Pasangan Rey Mbayang dan Dinda Hauw
Film Bidadari Surga menjadi ajang pasangan Rey Mbayang dan Dinda Hauw untuk beradu akting. Rey merasa bersyukur dan sangat terbantu oleh istrinya yang sekaligus ia anggap sebagai mentor ketika di rumah. “Misal di mobil atau di kamar kadang kami latihan karena aku sadar ini baru film yang ketiga,” ucapnya.
Rey Mbayang dan Dinda Hauw (baris depan) ketika konferensi pers film Bidadari Surga di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat pada Jumat, 9 Januari 2026.TEMPO/Cahya Saputra
Dalam film tersebut Rey memerankan karakter Taufan, seorang konten kreator slengekan dan penuh kontroversi. Karakter Taufan diakui Rey cukup berbeda dengan pembawaan dirinya dalam kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, Rey merasa terbantu oleh Indra dan rekan aktor lain yang turut mendukungnya dengan menghidupkan suasana selama proses syuting. “Jadi semuanya membuat ini terasa lebih mudah dan menyenangkan,” kata Rey.
Dinda kemudian turut mengungkapkan bahwa film ini memiliki tantangan tersendiri baginya kendati pernah berakting bersama Rey sebelumnya. Ia mengaku harus mengulik lebih dalam untuk mendalami karakternya. “Supaya aku penginnya tuh karakternya enggak kelihatan sama dengan film-film sebelumnya,” ujar Dinda.
Sinopsis Film Bidadari Surga
Poster film Bidadari Surga. Foto: Max Pictures.
Cerita bermula ketika Taufan (Rey Mbayang) yang sedang membuat konten eksperimen sosial dan bertemu dengan Nadia (Dinda Hauw). Taufan kemudian menawarkan imbalan uang kepada Nadia untuk melepas hijabnya. Namun bukannya menerima, Nadia justru menegur Taufan untuk berpikir lebih panjang sebelum bertindak yang dapat merugikan orang lain.
Reaksi Nadia tersebut membuat Taufan seakan jatuh cinta pada pandangan pertama. Selepas itu, Taufan menghabiskan waktunya untuk mencari tahu lebih jauh tentang Nadia. Ia bahkan sampai pergi ke masjid kampus Nadia dengan harapan bisa kembali bertemu dengannya.
Benar saja dugaan Taufan, ia bertemu Nadia dan langsung mengajukan lamaran untuk menikahi Nadia karena perempuan tersebut menolak untuk berpacaran. Nadia kemudian memberikan alamat rumah abahnya yang ternyata seorang kiai di sebuah pondok pesantren.
Taufan lantas mengunjungi alamat tersebut untuk meminta izin langsung kepada abahnya Nadia, Kiai Salim (Indro Warkop), dengan dandanan sedikit begajulan. Kiai Salim yang ragu, akhirnya memberi syarat kepada Taufan untuk dapat mengaji dengan lantunan yang menggetarkan hati dalam tenggat waktu satu bulan.
Taufan yang tak pernah belajar tentang agama pun sontak mencari guru ngaji terbaik untuk dapat memenuhi syarat Kiai Salim yang terdengar mustahil. Bersama kedua temannya, Rio (Ibnu Wardani) dan Bambang (Tomy Babap), Taufan memulai perjalanan penuh halang rintang demi menjemput bidadari surganya.

2 weeks ago
42















































