BONTANGPOST.ID, Bontang – Kondisi Jalan M Roem, Bontang Lestari cukup memprihatinkan. Sebagian titik mengalami kerusakan parah. Mengingat akses ini dilewati oleh kendaraan dengan muatan berat. Lubang yang menganga tentu membahayakan pengendara yang melintas.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) melakukan perbaikan sementara. Kepala Dinas PUPRK Much Cholis Edi Prabowo mengatakan pemeliharaan jalan bergelombang dan bolong dilakukan oleh tenaga harian lepas Dinas PUPRK.
“Ini sifatnya yakni penanganan sementara,” kata Bowo.
Perbaikan ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengendara yang melintas. Sembari menunggu perbaikan secara permanen. Pasalnya ruas jalan ini kewenangannya diambil oleh Pemprov Kaltim.
“Jadi kalau dari APBD Bontang bisanya yakni pemeliharaan ringan,” ucapnya.
Bentuk dari penanganan sementara yakni pengaspalan ulan dan pengisian lubang dengan material sementara. Alat berat pun disiagakan Dinas PUPRK di titik pengerjaan. Nantinya pemeliharaan juga dilakukan menggunakan carmix concrete mixer. Saat ini dalam tahap pemesanan.
“Alat berat ini bakal berfungsi untuk melakukan pengerjaan penambalan ketika ada struktur jalan yang retak,” tutur dia.
Bowo belum menjelaskan berapa anggaran yang digunakan untuk pengadaan alat berat ini. Ia berharap ke depan untuk tiga ruas jalan ini mendapat suntikkan anggaran perbaikan. Apalagi program inpres jalan daerah juga terhenti di 2023 lalu.
“Masih banyak titik ruas jalan di Bontang Lestari ini yang belum diperbaiki strukturnya,” terangnya.
Total penanganan dari panjang tiga ruas jalan masih di angka 30 persen. Dari panjang ruas jalan yakni Soekarno-Hatta 10 kilometer, M Roem 3,6 kilometer, dan Urip Sumoharjo 18,5 kilometer.
“Bontang Lestari ini merupakan kawasan perkantoran bagi ASN hingga dewan. Serta kawasan industri dengan hadirnya beberapa perusahaan sehingga diperlukan akses yang memadai,” pungkasnya. (*)