Diduga Buat Laporan Kehilangan Palsu, Nelayan Bontang Lestari Diperiksa Polisi

1 day ago 12

BONTANGPOST.ID, Bontang – Polisi masih mendalami kasus Taher (42), nelayan asal Kelurahan Bontang Lestari yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut, namun justru ditemukan bersembunyi di sebuah empang tak jauh dari rumahnya.

Taher kini dibawa ke Polres Bontang untuk menjalani pemeriksaan terkait informasi awal yang menyebut dirinya hilang di tengah laut pada Jumat (7/8/2026).

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Putu Ari Sanjaya mengatakan, Taher diperiksa penyidik untuk mendalami rangkaian kejadian tersebut.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bagaimana informasi kehilangan tersebut pertama kali disampaikan hingga akhirnya ditindaklanjuti petugas.

“Untuk proses hukum masih belum. Yang bersangkutan kami periksa dulu untuk dimintai keterangan,” ujar AKP Putu melalui Kanit Tipiduk Ipda Markus.

Menurutnya, penyidik juga masih menggali motif hingga muncul informasi bahwa Taher hilang saat berada di laut.

Sebelumnya, pencarian Taher melibatkan BPBD, TNI AL, kepolisian, serta masyarakat. Tim gabungan bahkan menyisir perairan, pesisir, kawasan bakau, anak sungai, hingga sejumlah titik lain yang dianggap memungkinkan menjadi lokasi keberadaan Taher.

Namun, sekitar pukul 20.30 Wita, Taher justru ditemukan warga di sebuah empang yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

Dalam klarifikasi awal, diketahui informasi mengenai hilangnya Taher disampaikan melalui anaknya. Kondisi tersebut kini menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Ipda Markus mengatakan, polisi belum dapat menyimpulkan apakah kejadian tersebut memenuhi unsur pelanggaran hukum.

“Karena informasi awalnya disampaikan kepada anaknya, kemudian anaknya yang melaporkan kepada petugas. Jadi ini masih kami dalami,” jelasnya.

Polisi juga masih meminta keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut, termasuk keluarga dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian.

Penyidik akan menentukan langkah selanjutnya setelah seluruh keterangan dan fakta terkait laporan kehilangan tersebut diperiksa.

“Ini masih pendalaman dan pengambilan keterangan. Nanti kami informasikan lagi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Taher (42), nelayan asal Kelurahan Bontang Lestari, sempat dilaporkan hilang saat memancing di kawasan perairan Bontang Lestari.

Tim gabungan bersama masyarakat melakukan pencarian sejak pagi di sekitar perairan Bontang Lestari, tepatnya kawasan Tanjung China.

Taher kemudian ditemukan warga sekitar pukul 20.30 Wita di sebuah empang yang berada tidak jauh dari kediamannya.

Kepala BPBD Kota Bontang Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail Abdullah, mengatakan pihaknya bersama aparat kemudian mendatangi kediaman Taher untuk melakukan klarifikasi.

Dari hasil klarifikasi awal, informasi mengenai hilangnya Taher disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Anak Taher yang sebelumnya menjadi pihak yang menyampaikan informasi kehilangan juga mengakui telah memberikan informasi yang tidak benar kepada petugas.

“Dari hasil klarifikasi, yang bersangkutan diduga membuat seolah-olah dirinya hilang untuk menghindari tagihan utang yang berkaitan dengan kebutuhan atau modal mencari ikan di laut,” ungkap Ismail saat dihubungi, Sabtu (8/8/2026). (*)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |