BONTANGPOST.ID, Bontang – Dugaan aksi kekerasan seksual terhadap perempuan di Bontang Utara diduga terjadi lebih dari satu lokasi. Seorang karyawan toko aksesoris juga mengaku mendapat perlakuan serupa dari seorang pria pada Rabu (19/8/2026).
Informasi tersebut diterima redaksi Bontang Post melalui pesan langsung (DM). Berdasarkan keterangan pemilik toko, pria tersebut datang dengan modus menawarkan tumbler dan mengaku belum makan seharian.
Pria itu kemudian disebut melakukan kontak fisik terhadap karyawan toko.
“Dia ada melakukan sentuhan fisik ke area tangan dan pundak, terus menyatakan perasaan seolah ingin menenangkan,” kata pemilik toko kepada redaksi Bontang Post.
Kasus tersebut diduga memiliki kemiripan dengan kejadian yang sebelumnya, di sebuah kedai di Kecamatan Bontang Utara pada hari yang sama.
Baca Juga; Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang
Terpisah, Kapolres Kota Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu melalui Kanit Pidum Ipda Markus Sihotang membenarkan pihaknya tengah melakukan pencarian terhadap pria yang terlihat dalam dua video yang diterima Bontang Post.
Pria tersebut diduga melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap dua perempuan di lokasi berbeda.
“Thanks infonya mas, masih kami buru pelakunya,” ujar Markus saat dihubungi, Jumat (21/8/2026).
Sebelumnya, seorang pria juga diduga melakukan kekerasan seksual terhadap penjaga sebuah kedai di Kecamatan Bontang Utara, Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV yang dikirimkan pemilik kedai kepada Bontang Post, pria tersebut awalnya datang ke kedai dan meminta hotspot. Ia kemudian duduk di sekitar lokasi sebelum masuk ke dalam kontainer tempat penjaga kedai berada.
Pengirim video menyebut pria tersebut melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap penjaga kedai.
“Tiba-tiba yang jaga kontainer seperti di-jampi-jampi dan diraba-raba, Min. Antisipasi orang ini,” ungkap pengirim.
Polisi masih melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan pria yang diduga terlibat dalam kedua kejadian tersebut. (*)


















































